🐑 Review Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
ReviewFilm dan Drama Jumat, 06 Maret 2015. Review Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Film yang disutradai oleh Sunil Soraya ini mendapatkan respons positif dari banyak kalangan. Film yang angkat dari sebuah novel laris pada zamannya itu menarik perhatian sutradara kebangsaan Indonesia ini untuk menjadikannya sebuah film layar lebar rekomendasi buku iPusnasNovel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Hamka. Kisah cinta tragis dua insan manusia yang terhalang adat. Antara Zainuddin dan Hayati, yang sebenarnya keduanya masih saling mencintai namun, nasib membawa mereka tidak bisa bersama. Novel karya Hamka yang sudah diangkat adaptasi film yang diperankan dengan apik oleh Herjunot Ali, dan Pevita Pearce. Tenggelamnya Kapal Van der Wijck sangat layak menjadi bacaan dan tak salah pula untuk menonton filmnya. booktok Sumpah dan cinta matiku - NidjiNontonFilm Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ( 2013) Movies Preview Nonton Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ( 2013) Topics Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. film romantis bikin baper Scanner Internet Archive HTML5 Uploader 1.6.4. plus-circle Add Review. comment. Reviews There are no reviews yet. Be the first one to write a reviewTenggelamnya Kapal van der Wijck merupakan film Indonesia yang rilis pada tahun 2013, diproduksi oleh Ram Soraya, dan disutradarai oleh Sunil Soraya. Film ini diadaptasi dari novel legendaris milik Buya Hamka yang terbit pada tahun 1938. Film yang mengambil latar pada masa Indonesia masih dijajah Belanda ini dimainkan oleh beberapa aktor berbakat, seperti Herjunot Ali Zainuddin, Pevita Pearce Hayati, dan Reza Rahadian Aziz. Film Tenggelamnya Kapan Van der Wicjk berkisah tentang Zainuddin yang pindah dari Makassar ke Batipuh untuk menuntut ilmu. Di desa Batipuh, ia langsung jatuh cinta terhadap Hayati yang merupakan kemenakan dari ketua suku Minangkabau. Kata paman Zainuddin, sang ketua suku Minangkabau tidak memperbolehkan pemuda Batipuh untuk menjadi suami Hayati. Namun, penjelasan tersebut tak mematahkan keingintahuan Zainuddin terhadap Hayati. Sepulang mengaji dari surau, Zainuddin meminjamkan payung kepada Hayati yang tengah berteduh di sebuah warung bersama seorang teman perempuan. Sejak saat itu, Zainuddin dan Hayati saling berkirim surat yang membuat mereka menjadi dekat. Warga yang melihat jika Zainuddin dan Hayati sering bertemu pun mengadukan hal tersebut kepada sang ketua suku, yang menyebabkan Hayati diminta untuk menjauhi Zainuddin, sedangkan Zainuddin sendiri diusir dari tanah Batipuh. Tak hanya itu saja, Hayati juga dijodohkan dengan Aziz, seorang padagang kaya raya dari kota Padang Panjang yang membuat Zainuddin dilanda keterpurukan selama berbulan-bulan karena Hayati telah mengingkari janji mereka. Tak ingin dilanda kesedihan terus-menerus, Zainuddin memutuskan untuk merantu ke Surabaya bersama Muluk. Di sana, ia menjadi seorang penulis yang sukses. Namun, tak lama kemudian sosok Hayati dan Aziz kembali muncul di kehidupan Zainuddin yang mengingatkannya akan luka lama. Ulasan Film Tenggelamnya Kapal van der Wijck adalah salah satu film bergenre Roman Indonesia yang sangat menguras emosi, ditambah akting para pemainnya yang sangat mengagumkan. Alur film ini juga sangat menarik serta suasana yang diperlihatkan pada film ini benar-benar seperti saat Indonesia masih dijajah oleh kolonial Belanda. Namun sayangnya, alur film ini bisa dibilang lambat. Dialog para tokohnya juga menggunakan bahasa Minang sehingga bagi penonton yang tidak mengerti bahasa Minang harus menyimak terjemahannya, membuat kefokusan para penonton sedikit terbagi. Akan tetapi, penulis tetap merekomendasikan film ini untuk ditonton bagi penikmat film bergenre roman Indonesia karena film ini tidak hanya berkisah mengenai cinta, tetapi juga tentang perjuangan hidup seseorang, yakni Zainuddin. ReviewFilm: Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Haloo pembaca yang arif&budiman.. Gimana kabar kalian? Kali ini saya mau mengulas film yang baru saja saya tonton kemarin. Sebuah film yang diadaptasi dari Novel Buya Hamka. Sebuah film yang akan memorable, menyajikan cerita yang kompleks, apik, bermakna dan mengesankan. Filmyang diperankan oleh Herjunot Ali sebagai Zainuddin dan Pevita Pearce sebagai Hayati ini cukup banyak membuat saya takjub terutama pesan-pesan moral yang dimunculkannya. Berawal dari keresahan seorang Pemuda, yang sangat ingin mengetahui tentang asal-usul keluarganya. Seorang anak yatim piatu, yang dari lahirnya telah ditimpa oleh kemalangan.
TenggelamnyaKapal Van der Wijck (2013) merupakan sebuah proyek ambisius yang konon diproduksi dengan riset bertahun-tahhun serta bujet yang monumental. Film garapan Sunil Soraya ini dbintangi oleh Herjunot Ali, Pevita Pearce, Reza Rahadian, serta Jajang C. Noer. Film ini diadaptasi dari novel klasik berjudul sama yang terbit pada tahun 1938 karya penulis legendaris, Hamka.
TenggelamnyaKapal Van Der Wijck merupakan film yang bergenre kisah cinta romantis pada tahun 1930.. Film ini di produksi oleh Soraya Intercine Films dengan pemain-pemain ternama seperti Pevita Pearce, Herjunot Ali, Reza Rahadian. Ketiga tokoh tersebut memainkan drama kisah cinta segitiga. Temanya tentang kesukuan di daerah Minangkabau yang kental.
Nisamau lihat gimana review filem Tenggelamnya Kapal van der Wijck yang novelnya sangat populer. Dua kali nonton karena filem romantis ini memang mengandung.